Scalping Trading Forex Gold

scalper

Trading Forex Gold memiliki 3 gaya yang sudah diulas dalam artikel sebelumnya yaitu: swing trading, day trading dan terakhir yang akan dibahas yaitu scalping:

3. Scalping
Scalping berasal dari bahasa Inggris (scalp) yang artinya adalah kutu loncat. Trading forex gold dengan gaya ini memang kurang lebih menganut prinsip seperti kutu loncat. Cepat entry & cepat juga exit. Scalper seringkali memanfaatkan potensi profit yang sangat kecil dan tiada artinya bagi seorang swing trader. Tanpa bermaksud merendahkan para scalper, bagi mereka keuntungan 5-15 pip per posisi adalah sudah cukup. Yang penting sering & secara nominal besar. Dengan mengambil keuntungan yang sangat kecil (secara pip), trading forex gold gaya ini berpandangan bahwa hal tersebut jauh lebih mudah dibandingkan mengejar keuntungan 100 pip dalam satu posisi.

Trading forex gold tipe ini biasanya menggunakan TF H1 dan M5/M1. H1 berguna untuk menentukan trend yang sedang terjadi sedangkan M5/M1 digunakan untuk masuk posisi.

Trading forex gold gaya ini sangat mementingkan spread. Broker sangat “cinta” dengan scalper. Dengan seringnya membuka posisi & besarnya lot maka otomatis keuntungan dari spread terus mengalir ke “kantong” broker. Belum lagi jika ada komisi per trade. Trading forex gold gaya ini sering mencari broker dengan selisih harga beli & jual yang sangat kecil. Semakin kecil akan semakin baik. Selisih 1-2 pip saja sangat penting artinya karena seringnya & besarnya volume transaksi saat OP. Itu sebabnya mereka biasa membuka account trading forex gold di broker luar yang tidak teregulasi atau teregulasi US UK seperti FXCM,FXDD, dll.

Kelebihan dari trading forex gold dengan model ini adalah cepatnya closing position (jika profit). Profit 5-10 pip bahkan dapat dicapai ketika pasar sangat sepi atau misalkan market London dan New York tutup. Keaktifan trading forex gold gaya ini tentunya jauh lebih tinggi dibanding day trader apalagi swing trader. Sering sekali scalper ready di depan notebook bak seorang sniper.

Scalping memiliki beberapa kelemahan. Scalper sering tidak menginput stop loss. Sering cut loss hanya mengandalkan kecepatan tangan & inipun sering tidak disiplin. Kalaupun mengisi stop loss maka perbandingan SL:TP sangat tidak seimbang. Bisa sampai 10:1. Akibatnya profit yang sudah & sering didapat bisa habis karena 1 kali lossEntry pun dilakukan berkali-kali dengan selisih harga open position yang dekat. Karena target profit hanya 5-15 pip, agar nilai nominal menjadi besar & agak “terasa” maka scalper sering entry dengan lot yang besar.

Dengan cara seperti itu jika profit memang terasa enak, tapi bagaimana jika ternyata floating loss berlebihan? Kombinasi tidak menginput stop loss, membuka terlalu banyak posisi (averaging) yang berdekatan & entry dengan lot yang sangat besar ini yang sering jadi masalah dalam Money Management. Dalam trading forex gold kita sudah tahu akibatnya.

Andaikata dengan modal $1000 seorang swing trader & day trader OP 0.01-0.1 lot (asumsi 0.1 lot nilai 1 pip = $1) per posisi, trading forex gold dengan gaya ini dapat membuka posisi hingga 1 lot (10 kali lipatnya). Bahkan lebih! Ini didukung oleh banyak broker yang menyediakan leverage 1:500 bahkan lebih. Banyak yang tidak paham bahwa leverage yang terlalu besar adalah “jerat” yang sangat berbahaya. Bagaimana jika terjadi margin call? Nah keadaan margin call ini sering bagi scalper adalah titik stop loss.

Saya sudah membahas 3 gaya trading forex gold. Setiap gaya memiliki orang suksesnya sendiri yang telah mencoba bertahun-tahun. Intinya perlu pengetahuan & pengalaman yang cukup. Temukan gaya trading forex gold yang tepat bagi diri anda sambil belajar & berlatih dengan baik. Berapa banyak waktu yang anda miliki? Apakah anda seorang yang sangat sibuk dalam pekerjaan sehari-hari? Jika ya maka bergabunglah dengan para swing trader. Jika punya lebih banyak waktu lagi maka lakukan day trading forex gold. Saran saya untuk anda yang baru terjun dalam trading forex gold hindari dulu gaya scalping.

Saya mempunyai gaya trading sendiri hasil kombinasi day trader dan swing trader. Ada saatnya saya swing trader, ada saatnya menjadi day trader memanfaatkan minor trend atau situasi sideways. Sejatinya gaya saya adalah swing trading forex gold. Untuk menentukan mayor trend menggunakan chart MN, W1 & D1. Untuk entry posisi menggunakan TF H4 & H1 & pasti menginput SL. Sementara TP biasanya saya tidak isi kecuali tidak bisa menganalisa seharian. Estimasi melakukan profit taking tetap ada & dipersiapkan sejak awal. Kemudian dalam day atau swing trading forex gold, saya selalu menggunakan Money Management ketat yang bisa anda tonton di sini. Demikian artikel terakhir 3 gaya trading forex gold.

Login FB & Silahkan Komen

komentar

Posted in Metode.